Sabtu, 13 Juni 2020

Pemasaran Media Sosial (SMM) Ditetapkan


Pemasaran Media Sosial (SMM) Ditetapkan

Apa itu Social Media Marketing (SMM)

Pemasaran media sosial (SMM) adalah penggunaan situs web media sosial  dan  jejaring sosial  untuk memasarkan produk dan layanan perusahaan. Pemasaran media sosial menyediakan perusahaan dengan cara untuk mencapai pelanggan baru, terlibat dengan pelanggan yang ada, dan mempromosikan budaya yang diinginkan, misi, atau nada. Juga dikenal sebagai "digital marketing" dan "e-marketing," pemasaran media sosial memiliki alat analitik data yang dibuat khusus yang memungkinkan pemasar untuk melacak seberapa sukses upaya mereka.

Breaking Down Sosial Media Pemasaran (SMM)

Situs media sosial memungkinkan pemasar untuk menggunakan berbagai macam taktik dan strategi untuk mempromosikan konten dan memiliki orang yang terlibat dengan itu. Banyak jaringan sosial memungkinkan pengguna untuk memberikan rinci geografis, demografis, dan informasi pribadi, yang akan memungkinkan pemasar untuk menyesuaikan pesan mereka untuk apa yang paling mungkin untuk beresinasi dengan pengguna. Karena audiens internet dapat tersegmentasi lebih baik daripada saluran pemasaran yang lebih tradisional, perusahaan dapat memastikan bahwa mereka memfokuskan sumber daya mereka pada penonton yang ingin mereka Targetkan.
Kampanye pemasaran media sosial memiliki keuntungan menarik bagi khalayak luas sekaligus. Misalnya, kampanye dapat menarik bagi calon pelanggan, karyawan, blogger, media, masyarakat umum, dan pemangku kepentingan lain (seperti Peninjau pihak ketiga atau grup perdagangan). Beberapa metrik yang digunakan untuk mengukur keberhasilan kampanye pemasaran media sosial termasuk laporan situs web (seperti Google Analytics), Return-on-investasi (dengan menghubungkan pemasaran ke aktivitas penjualan), tingkat respons pelanggan (berapa banyak pelanggan posting tentang sebuah perusahaan), dan mencapai/virality (berapa banyak pelanggan berbagi konten).

Strategi pemasaran media sosial

Sebuah strategi utama yang digunakan dalam pemasaran media sosial adalah untuk mengembangkan pesan dan konten yang pengguna individu akan berbagi dengan keluarga mereka, teman, dan rekan kerja. Strategi ini bergantung pada mulut dan memberikan beberapa manfaat. Pertama, meningkatkan jangkauan pesan ke jaringan dan pengguna yang manajer media sosial mungkin tidak dapat mengakses sebaliknya. Kedua, berbagi konten membawa  dukungan implisit ketika Dikirim oleh seseorang yang Penerima tahu dan percaya.
Strategi media sosial melibatkan penciptaan konten yang "lengket," yang berarti bahwa hal itu akan mendapatkan perhatian pengguna dan meningkatkan kemungkinan bahwa ia akan melakukan tindakan yang diinginkan, seperti membeli produk atau berbagi konten dengan orang lain. Pemasar membuat konten viral yang dirancang untuk menyebar di antara pengguna dengan cepat. Pemasaran media sosial juga harus mendorong pelanggan untuk membuat dan berbagi konten mereka sendiri, seperti ulasan produk atau komentar (dikenal sebagai "media yang diterima").
Sementara pemasaran media sosial dapat memberikan manfaat, itu juga dapat menciptakan hambatan yang perusahaan mungkin tidak harus berurusan dengan sebaliknya. Misalnya, video viral mengklaim bahwa produk perusahaan menyebabkan konsumen menjadi sakit harus diatasi oleh perusahaan, terlepas dari apakah klaim tersebut benar atau salah. Bahkan jika perusahaan dapat mengatur pesan langsung, konsumen mungkin kurang kemungkinan untuk membeli dari perusahaan di masa depan.

Ketentuan terkait

Pengoptimalan media sosial (SMO) adalah penggunaan jaringan media sosial untuk mengelola dan menumbuhkan pesan organisasi dan keberadaan online.
Pemasaran digital adalah penggunaan internet, perangkat seluler, media sosial, mesin telusur, iklan bergambar, dan saluran lainnya untuk menjangkau konsumen.
Jejaring sosial adalah penggunaan program media sosial berbasis Internet untuk menjalin hubungan dengan teman, Keluarga, kolega, atau pelanggan.
Tempat iklan disesuaikan penekanan pada kebutuhan dan keinginan dari satu set kecil orang atau konsumen individu, sebagai lawan dari khalayak massal.
Micromarketing adalah sebuah pendekatan untuk iklan yang cenderung menargetkan sekelompok orang tertentu di ceruk pasar. Dengan micromarketing, produk atau layanan dipasarkan langsung ke kelompok pelanggan yang ditargetkan.
Word-of-Mouth Marketing (pemasaran WOM) adalah ketika konsumen tertarik pada produk atau layanan perusahaan tercermin dalam dialog sehari-hari mereka.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ekspansi

Ekspansi Diperbarui pada 23 Oktober 2019 Apa itu ekspansi? Ekspansi adalah fase siklus bisnis di mana PDB riil tumbuh untuk dua ata...