Sabtu, 13 Juni 2020

Jaringan Sosial atau Social Network


Jaringan Sosial atau Social Network
Apa itu Jejaring Sosial?
Jejaring sosial adalah penggunaan berbasis internetmedia sosialsitus untuk tetap terhubung dengan teman, keluarga, kolega, pelanggan, atau klien. Jejaring sosial dapat memiliki tujuan sosial, tujuan bisnis, atau keduanya, melalui situs-situs seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dan Instagram. Jejaring sosial telah menjadi basis yang signifikan bagi pemasar yang ingin melibatkan pelanggan.
Meskipun ada beberapa kompetisi yang ketat, Facebook tetap menjadi jejaring sosial terbesar dan terpopuler, dengan lebih dari dua miliar orang menggunakan platform ini. Itu diikuti, menurut urutan popularitas, oleh Instagram, Facebook Messenger, Twitter, dan Pinterest, menurutStatistica.com.
TAKEAWAY KUNCI
  • Jejaring sosial adalah penggunaan platform media sosial berbasis Internet untuk tetap terhubung dengan teman, keluarga, atau teman sebaya.
  • Meskipun selalu berubah, situs jejaring sosial paling populer di AS termasuk Facebook, Instagram, dan Twitter.
  • Pemasar menggunakan jejaring sosial untuk meningkatkan pengenalan merek dan mendorong loyalitas merek.
Cara Kerja Jejaring Sosial
Pemasar menggunakan jejaring sosial untuk meningkatkan pengenalan merek dan mendorong loyalitas merek. Karena itu membuat perusahaan lebih mudah diakses oleh pelanggan baru dan lebih mudah dikenali oleh pelanggan lama, jejaring sosial membantu mempromosikan suara dan konten merek.
Misalnya, pengguna Twitter yang sering dapat mendengar tentang perusahaan untuk pertama kalinya melalui umpan berita dan memutuskan untuk membeli produk atau layanan. Semakin banyak orang terekspos pada merek perusahaan, semakin besar peluang perusahaan untuk menemukan dan mempertahankan pelanggan baru.
Pemasar menggunakan jejaring sosial untuk meningkatkantingkat konversi. Membangun pengikut memberikan akses dan interaksi dengan pelanggan baru, baru dan lama. Berbagi posting blog, gambar, video, atau komentar di media sosial memungkinkan pengikut untuk bereaksi, mengunjungi situs web perusahaan, dan menjadi pelanggan.
Keuntungan dan Kerugian Jejaring Sosial dalam Pemasaran
Pelanggan dapat melengkapi penawaran perusahaan dan mendorong orang lain untuk membeli produk atau layanan. Semakin banyak pelanggan berbicara tentang perusahaan di jejaring sosial, semakin berharga otoritas merek menjadi. Ketika sebuah merek tumbuh lebih kuat, lebih banyak hasil penjualan. Meningkatnya posting perusahaan memberi peringkat perusahaan lebih tinggi di mesin pencari. Jejaring sosial dapat membantu membangun merek sebagai yang sah, kredibel, dan dapat dipercaya.
Perusahaan dapat menggunakan jejaring sosial untuk menunjukkan tingkat layanan pelanggannya dan memperkaya hubungannya dengan konsumen. Misalnya, jika pelanggan mengeluh tentang produk atau layanan di Twitter, perusahaan dapat segera mengatasi masalah ini, meminta maaf, dan mengambil tindakan untuk memperbaikinya. Namun, kritik terhadap suatu merek dapat menyebar dengan sangat cepat di media sosial. Ini dapat membuat sakit kepala virtual untuk departemen hubungan masyarakat perusahaan.
Meskipun jejaring sosial itu sendiri gratis, membangun dan memelihara profil perusahaan membutuhkan waktu berjam-jam setiap minggu. Biaya untuk jam-jam itu bertambah dengan cepat. Selain itu, bisnis memerlukan banyak pengikut sebelum kampanye pemasaran media sosial mulai menghasilkan yang positiflaba atas investasi(ROI). Misalnya, mengirimkan kiriman ke 15 pengikut tidak memiliki efek yang sama dengan mengirimkan kiriman ke 15.000 pengikut.
Pertimbangan Khusus Jejaring Sosial
Karena setiap bisnis adalah unik dan memiliki target demografis, sejarah, dan pasar kompetitif yang berbeda, tidak ada strategi pemasaran tunggal yang berfungsi untuk setiap bisnis.

Sifat jejaring sosial yang terus berkembang membuatnya sulit untuk mengikuti perubahan, dan juga memengaruhi tingkat keberhasilan pemasaran perusahaan.
Karena perusahaan jejaring sosial menginginkan bisnis yang membayar untuk iklan, perusahaan seringkali membatasi jumlah jangkauan bisnis yang dapat diterima melalui pos yang tidak dibayar. Misalnya, jika perusahaan memiliki 500 pengikut, pengikut mungkin tidak semua menerima pos yang sama.
Ketentuan Terkait
Optimalisasi media sosial (SMO) adalah penggunaan jaringan media sosial untuk mengelola dan menumbuhkan pesan organisasi dan kehadiran online.
lebih
Layanan jejaring sosial (SNS) adalah kendaraan online untuk menciptakan hubungan dengan orang lain yang berbagi minat, latar belakang, atau hubungan nyata.
lebih
Pemasaran digital adalah penggunaan internet, perangkat seluler, media sosial, mesin pencari, iklan bergambar, dan saluran lainnya untuk menjangkau konsumen.
lebih
Efek jaringan adalah fenomena di mana suatu barang atau jasa menjadi lebih berharga ketika digunakan oleh lebih banyak orang.
lebih
Analisis siklus hidup industri adalah bagian dari analisis fundamental sebuah perusahaan yang melibatkan pemeriksaan tahap industri dalam waktu tertentu.
lebih
Viral marketing berupaya menyebarkan informasi tentang suatu produk atau layanan dari orang ke orang melalui mulut ke mulut atau berbagi melalui internet atau email.
lebih


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ekspansi

Ekspansi Diperbarui pada 23 Oktober 2019 Apa itu ekspansi? Ekspansi adalah fase siklus bisnis di mana PDB riil tumbuh untuk dua ata...